Kelompok Studi dan
Pengembangan Prakarsa Masyarakat

              

Berita KSPPM

ST Taput Beraudiensi Dengan Bupati Tapanuli Utara: Pengurus ST Taput Menyampaikan Tantangan Yang Dihadapi Petani di masa Pandemic Covid 19
Leorana Sihotang | Tapanuli Utara | 07-07-2020 | 0 

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruanganTarutung, Selasa, 7 Juli 2020 pukul 19.00 Serikat Tani Taput (ST TAPUT) didampingi KSPPM melakukan audiensi dengan Bupati Taput, Drs. Nikson Nababan, M.Si, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Sei Pasaribu dan Kadis Ketahanan Pangan, Longgos Pandiangan di rumah dinas Bupati Taput. Sementara perwakilan dari ST Taput dan KSPPM, adalah Dorma Sigalingging, (Ketua ST Taput), Roib Sitanggang, (KT Mandiri), Iwan Pranata Sitanggang (KT Mandiri), Togap Simanjuntak (KT Satahi Martua), Darwin Manullang (KSPPM), Leorana Sihotang (KSPPM) dan Abriani Simanjuntak (KSPPM)

Tujuan dari audiensi ini, sebagaimana sisampaikan oleh Dorman Sigalingging adalah untuk menyampaikan secara langsung kepada Bupati terkait kondisi dan tantangan petani di masa pandemic Covid 19 dan juga harapan petani terhadap pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Persoalan petani saat ini cukup memprihatinkan, diawali tahun 2019, di mana virus “hog cholera” yang menyerang ternak babi menyebabkan kematian ternak babi mati hampir di seluruh daerah di Taput. Belum bangkit dari kerugian akibat kematian ternak babi tersebut, keadaan semakin buruk di tengah merebaknya pandemi virus corona. Di satu sisi, hasil pertanian petani semakin baik, namun di sisi lain harga produk pertanian anjlok. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, dan pandemic virus corona masih tetap menghantui kehidupan sehari-hari, ketersediaan pangan akan terancam.

Terkait dengan pangan, Pemkab Taput juga memiliki focus program untuk menjaga ketahanan pangan di masa pandemic ini dan ke depannya. Alokasi anggaran untuk sektor pertanian dan peternakan terus dikembangkan dengan memberikan dukungan kepada petani mau dan serius mengembangakn pertanian dan peternakan. Dalam sector peternakan misalnya, saat ini Pemkab mendorong petani untuk mengembangkan ternak ayam, bebek, kambing dan ikan. Untuk bisa mengakses dukungan ini, petani yang sudah menyiapkan kendang dan pakan untuk ternak ini akan diprioritaskan.

Menanggapi program ini, ST Taput menyampaikan keinginan dari beberapa anggota Serikat Tani untuk mengakses program tersebut. Permohonan mereka pun langsung disetujui oleh Bupati dengan catatan petani yang serius harus terlebih dahulu mempersiapkan kendang untuk ternak dan juga kolam untuk pengembangan ikan. Ke depan program ini akan langsung ditindaklanjuti oleh Kadis Pertanian dan perkebunan.

Dalam pertemuan tersebut juga Pengurus ST Taput menyampaikan kepada Bupati Drs. Nikson Nababan, M.Si bahwa pada Jumat, 10 Juli 2020, ST Taput bersama KSPPM akan mengadakan pelatihan pemijahan ikan lele di Desa Sigumbang, Kec. Siborongborong. Bupati Taput menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan meminta supaya Kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan, Sei Pasaribu dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Longgos Pandiangan, untuk hadir pada pelatihan tersebut.***

Bahasa Indonesia

              

Majalah Prakarsa

Partisipasi Masyarakat Desa Membangun
Prakarsa Edisi No.119/Januari-Februari/XXXIV/2018

Petani dan Pangan
No.123/September-Oktober/XXXIV/2018

Perjuangan Hak Asasi Manusia
No.124/November-Desember/XXXIV/2018

Membangun Organisasi Petani yang Berdaulat
No.125/Januari-Februari/XXXV/2019

Edisi Lainnya