Kelompok Studi dan
Pengembangan Prakarsa Masyarakat

              

Berita KSPPM

PELATIHAN HUKUM KRITIS DI SAMOSIR DI MASA PANDEMIC COVID-19
Lambok & Kalang BZ | Samosir | 25-07-2020 | 0 

Masa Pandemic Covid 19, tidak menyurutkan semangat 25 peserta yang mewakili Komunitas Masyarakat Adat di Samosir belajar hukum. Pelatihan ini sebelumnya dilakukan di TC KSPPM Parapat dengan mengundang perwakilan dari seluruh wilayah dampingan KSPPM, namun di masa Pandemic ini dilakukan di desa, khusus untuk wilayah Samosir.

Antusias peserta pelatihan yang dilakukan, 23 - 25 Juli 2020 di Desa Sijambur, Kecamatan Ronggur Ni Huta ini, terlihat dari keaktifan mereka dalam diskusi-diskusi dalam setiap materi yang disampaikan fasilitator dan naraasumber. Masyarakat adat Golat Simbolon dan Golat Naibaho Sijambur menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini. Kedua Golat ini saat ini sedang berjuang mendapat pengakuan dan legalitas dari negara terkait dengan kepemilakan wilayah adat mereka yang diklaim negara sebagai Kawasan hutan negara. Mereka juga mengharapkan paling tidak masyarakat dapat menguasai, mengelola, dan mengerjakan tanah hutan adat mereka tanpa adanya tekanan, paksaan, dan ancaman dari pihak pemerintah yang dalam hal ini adalah pihak Kehutanan.

Dari hasil sharing pengalaman mereka, selama kurun waktu 4 tahun berjuang, mereka kerap mendapat ancaman atau tekanan dari pihak kehutanan untuk tidak mengelola wilayah adat mereka dengan alasan bahwa wilayah tersebut merupakan kawasan hutan. Namun masyarakat adat meyakini bahwasanya tanah dan hutan yang mereka huni dan kelola saat ini merupakan tanah nenek moyang mereka yang telah diwariskan sebelumnya.

Dari pengalaman mereka, pelatihan hukum kritis atau pelatihan pokrol yang diadakan di Desa Sijambur merupakan kebutuhan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang hukum adat dan hukum positif bagi masyarakat adat dan meningkatkan daya analisis dan kekritisan peserta.

Pelatihan hukum kritis ini mengundang pemateri baik dari luar Lembaga KSPPM dan juga dari staf KSPPM. Adapun pematerinya adalah Daniel Simamora (Kejaksaan Samosir) dan Lamhot Nainggolan (Kepala Bagian Hukum Pemkab Samosir). Sedangkan dari dalam Lembaga KSPPM yaitu Delima Silalahi (Direktur KSPPM), Rocky Pasaribu (Koordinator Studi dan Advokasi KSPPM), Angela Manihuruk (Staff divisi Pengorganisasian), dan Kristina Sitanggang (Staff divisi Studi dan Advokasi). Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut selain pengorganisasian dan analisi social, juga terkait dengan KUHP dan KUHAP, Prinsip FPIC (Free Prior and Inform Concent) atau Putusan Atas Dasar Informasi Tanpa Paksaan dalam Pelaksanaan Pembangunan, Kebijakan yang berpihak pada Pemenuhan Hak-HAk Sipol dan Ekosob masyarakat adat dan lain sebagainya.

Seperti disebutkan di atas pelatihan hukum kritis yang berlangsung selama tiga hari tersebut disambut baik dan antusias oleh peserta juga masyarakat adat di Sijambur. Peserta aktif dalam mengikuti diskusi yang dilakukan oleh pemateri. Setiap sesi yang dibawakan oleh masing masing pemateri disambut dengan keaktifan oleh peserta bertanya dan memberi masukan.

Acara pelatihan hukum kritis/pokrol dari awal sampai akhir berjalan dengan baik, dan acara ini ditutup dengan penyampaian harapan dari pihak masyarakat adat, yaitu ada baiknya pelatihan seperti ini bukan hanya kali ini saja dilakukan, akan tetapi dilakukan paling sedikit satu kali dalam dua bulan, masyarakat juga menyampaikan harapannya mengenai adanya pelatihan hukum mengenai perlindungan hukum ketika masyarakat menghadapi proses penangkapan oleh pihak kepolisian agar masyarakat dapat mengetahui mengenai perlindungan hak dan kewajibannya, selain itu masyarakat juga berharap adanya pelatihan mengenai pertanian.***

Bahasa Indonesia

              

Majalah Prakarsa

Partisipasi Masyarakat Desa Membangun
Prakarsa Edisi No.119/Januari-Februari/XXXIV/2018

Petani dan Pangan
No.123/September-Oktober/XXXIV/2018

Perjuangan Hak Asasi Manusia
No.124/November-Desember/XXXIV/2018

Membangun Organisasi Petani yang Berdaulat
No.125/Januari-Februari/XXXV/2019

Edisi Lainnya