Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia. Awalnya, kami mendirikan KSPH (Kelompok Studi Penyadaran Hukum), sebagai lembaga yang menyediakan pedidikan hukum kepada masyarakat, dan menguatkan mereka untuk memperjuangkan adanya kebijakan yang pro terhadap hak-hak rakyat, menghormati hak asasi manusia, khususnya hak-hak atas tanah adat.
Medan, Based on community reports regarding the findings of several human-shaped sculptures, and unreadable characters to the Balige Culture Service...
Read moreDetailsNagasaribu (03/02) – Since yesterday, Lake Toba has been visited by a special guest, namely President Joko Widodo, with the...
Read moreDetailsNagasaribu (03/02) – Sejak kemarin, Danau Toba sedang didatangi tamu istimewa, yaitu Presiden Joko Widodo, dengan maksud kedatangannya adalah untuk...
Read moreDetailsJakarta. Friday, November 26, 2021. The People's Movement Alliance (Gerak) Tutup TPL visited the Corruption Eradication Commission (KPK) for a...
Read moreDetailsJakarta. Jumat, 26 November 2021. Aliansi Gerakan Rakyat (Gerak) Tutup TPL mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk audiensi dan mengadukan...
Read moreDetailsJakarta. Aliansi gerakan rakyat tutup TPL yang menyampaikan aspirasi di kantor KLHK, pada sore ini (26 November 2021) pukul 17.40...
Read moreDetailsJakarta. Rabu 24 November 2021, bertempat di depan Kantor Kementrian Koordinasi Maritim dan Investasi, Aliansi Gerakan Rakyat tutup TPL (Aliansi...
Read moreDetailsMedan, 24 November 2021. Masyarakat Adat Tano Batak, Petani, Perempuan, Mahasiswa, dan berbagai elemen Organisasi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam...
Read moreDetails
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya