World Entivontment Day
On Monday, 8 June 2026, SEKBER GOKESU (Joint Secretariat of the Ecumenical Movement for Ecological Justice in North Sumatra) facilitated...
Read morePada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia. Awalnya, kami mendirikan KSPH (Kelompok Studi Penyadaran Hukum), sebagai lembaga yang menyediakan pedidikan hukum kepada masyarakat, dan menguatkan mereka untuk memperjuangkan adanya kebijakan yang pro terhadap hak-hak rakyat, menghormati hak asasi manusia, khususnya hak-hak atas tanah adat.
On Monday, 8 June 2026, SEKBER GOKESU (Joint Secretariat of the Ecumenical Movement for Ecological Justice in North Sumatra) facilitated...
Read moreKabut masih menggantung tipis di perbukitan ketika matahari perlahan naik dari balik hutan Tombak Simanjopputi. Udara pagi terasa lembab. Rumput-rumput...
Read morePangururan, 20 Mei 2026 – Bertempat di sopo KSPPM Pangururan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama Serikat Tani Aceh Utara melakukan...
Read moreBadan Legislasi (Baleg) DPR RI melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat (RUU MA) di Balige, Kabupaten...
Read moreSurrounded by rolling hills and the deep blue waters of Lake Toba, the sun shone brightly over the school courtyard—the...
Read morePada 8 April 2026 di Napa Nagodang, Sipahutar, Masyarakat Adat dari berbagai komunitas di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba...
Read moreKitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 disahkan dengan tujuan menggantikan KUHP lama yang merupakan...
Read moreMenemukan “Harta Berlian”—ungkapan ini secara tepat menggambarkan perasaan warga Huta Pardekkean, Desa Sijambur, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir. Namun, ungkapan...
Read morePencabutan izin PT Toba Pulp Lestari (TPL) patut disambut dengan rasa syukur yang sadar. Ia menandai satu kemenangan penting dari...
Read more
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya