Laporan Investigasi Tentang Kisah Seorang Anak yang Meninggal di Samosir
Kematian seorang anak di Kabupaten Samosir baru-baru ini menyisakan luka mendalam sekaligus pertanyaan besar. Peristiwa ini bukan sekadar tragedi keluarga,...
Kematian seorang anak di Kabupaten Samosir baru-baru ini menyisakan luka mendalam sekaligus pertanyaan besar. Peristiwa ini bukan sekadar tragedi keluarga,...
Menemukan “Harta Berlian”—ungkapan ini secara tepat menggambarkan perasaan warga Huta Pardekkean, Desa Sijambur, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir. Namun, ungkapan...
Samosir-Serikat Tani Kabupaten Samosir (STKS) bersama Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) menggelar dialog publik memperingati Hari Tani Nasional...
Samosir, 25 Agustus 2025 – Perubahan iklim yang kian terasa nyata di pedesaan membuat petani Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitio...
Sektor pertanian memegang peran krusial dalam menggerakkan perekonomian Kabupaten Samosir, tecermin dari kontribusinya yang besar terhadap PDRB daerah. Namun, dalam...
Pangururan, 9 Agustus 2025 — Serikat Tani Kabupaten Samosir (STKS) mendesak Pemerintah Kabupaten Samosir segera mengambil langkah darurat menghadapi dampak...
Sejak awal kehadirannya pada 1980-an, PT Inti Indorayon Utama—yang kini dikenal sebagai PT Toba Pulp Lestari (TPL)—telah membawa perubahan besar...
Pangururan, 25/6/2025—Tokoh adat, pemuka gereja, aktivis lingkungan, organisasi pemuda, dan masyarakat sipil dari berbagai wilayah Kabupaten Samosir menyatakan sikap bersama...
Bona Taon 2025 ini adalah awal. Paling tidak, Komunitas Golat Naibaho sudah sepaham bahwa menguasai tanah bukanlah akhir perjuangan.
Komunitas Golat Simbolon merayakan Bona Taon (red: tahun baru) 2025 pada Kamis, 23 Januari 2025. Bona Taon ini patut dipandang...
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya