Konsolidasi Masyarakat Adat Pasca Pencabutan Izin TPL
Pada 8 April 2026 di Napa Nagodang, Sipahutar, Masyarakat Adat dari berbagai komunitas di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba...
Pada 8 April 2026 di Napa Nagodang, Sipahutar, Masyarakat Adat dari berbagai komunitas di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba...
Sejak awal kehadirannya pada 1980-an, PT Inti Indorayon Utama—yang kini dikenal sebagai PT Toba Pulp Lestari (TPL)—telah membawa perubahan besar...
Tarutung, Senin, 3 Februari 2025-Masyarakat adat Onan Harbangan,Nagasaribu menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh DPRD Tapanuli Utara di Kantor...
Empat komunitas Masyarakat Adat di Tano Batak berkumpul untuk melakukan diskusi dan konsultasi penyusunan Rencana Kelola Hutan Adat mereka. Agenda...
“Semua kebenaran di dunia ini harus melewati tiga langkah. Pertama, ditertawakan. Kedua, ditentang dengan kasar. Ketiga, diterima tanpa pembuktian dan...
Pada Senin, 11 Desember 2023, dilangsungkan Konferensi Pers bertajuk Tragedi Ekologis di Tano Batak. Konferensi Pers dilaksanakan di Sitalbak Coffee,...
Metodologi Investigasi dilakukan 3-4 Desember 2023, di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja-Kabupaten Humbang Hasundutan, Desa Habeahan dan Desa Sitolu Bahal, Kecamatan...
Ketika UU No. 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani terbit, mudah dipahami bahwa tujuan utamanya adalah kesejahteraan petani...
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) mengadakan pelatihan “Advokasi Anggaran Dana Desa dan Daerah” di Sopo KSPPM Parapat pada...
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, KSPPM bersama pemuda adat dan mahasiswa melakukan kegiatan Cross Country pada 6–9 Juni...
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya