Toba Farmers Union Supports the Indigenous Peoples Pomparan Op. Raja Nasomalo Marhohos Movement
Thursday, 12/11/2020, the Natinggir indigenous people community together with the Toba Farmers Union (FU) and the KSPPM held a celebration...
Read morePada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia. Awalnya, kami mendirikan KSPH (Kelompok Studi Penyadaran Hukum), sebagai lembaga yang menyediakan pedidikan hukum kepada masyarakat, dan menguatkan mereka untuk memperjuangkan adanya kebijakan yang pro terhadap hak-hak rakyat, menghormati hak asasi manusia, khususnya hak-hak atas tanah adat.
Thursday, 12/11/2020, the Natinggir indigenous people community together with the Toba Farmers Union (FU) and the KSPPM held a celebration...
Read moreDalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Desember 2020, Kelompok Studi dan Pengembangan...
Read moreThree months since March 2020, is a difficult time of challenges fully due to the covid-19 pandemic that plague almost...
Read moreTiga bulan sejak Maret 2020, adalah masa sulit penuh tantangan akibat pandemik covid-19 yang mewabah hampir di seluruh negara, tidak...
Read moreKamis, 12/11/2020 masyarakat adat Natinggir bersama Serikat Tani Toba dan KSPPM melaksanakan sebuah acara perayaan hari pangan internasional yang jatuh...
Read moreDesa Buntu Mauli terletak di Kecamatan Sitio-Tio Kabupaten Samosir. Desa ini merupakan desa yang berada dibagian Pulau Sumatera. Untuk menuju...
Read moreMonday, July 7th 2020. Op. Bolus Simanjuntak and Op. Ronggur Simanjuntak indigenous people accompanied by Kelompok Study Pengembangan Prakarsa Masyarakat/KSPPM...
Read moreSelasa, 7 Juli 2020. Masyarakat Adat Op. Bolus Simanjuntak dan Op. Ronggur Simanjuntak didampingi oleh KSPPM dan AMAN TANO Batak...
Read more
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya
Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat. Pada tahun 1984, pendahulu kami sangat prihatin dan peduli terhadap realitas kemiskinan, pelanggaran dan kekerasan terhadap hak asasi manusia, serta dampak buruk yang ditimbulkan pembangunan di Indonesia…Selengkapnya